Bagiku, hidup adalah berpikir..
I think therefore I am. Kau pernah
dengar kalimat ini sebelumnya kan? Ya! Bagiku, berpikir adalah satu-satunya
cara untuk menggerakkan kehidupan ini. Mungkin kau sanggup berjalan, degup
jantungmu bagai genderang, nafasmu cepat berhembus tapi selama kau tak berpikir
kau tidaklah hidup. Yakinlah padaku, sepanjang kau menjalani kehidupan, kau kan
terus berpikir. Otakmu takkan berhenti mencerna apa yang kau lihat, apa yang
kau rasakan. Logikamu, rasiomu akan terus berjalan. Bahkan meskipun ‘cinta tak
ada logika’, kau akan selalu menyertakan ia yang kau cintai dalam logikamu.
Bagiku,
hidup adalah menulis..
Bukankah hidup hanya untuk
menuliskan rangkaian kisah? Kau memiliki kisah lama untuk kau tulis, kau juga
memiliki kisahmu di masa depan yang nantinya akan kau tulis pula supaya menjadi
rangkaian kisah yang sempurna. Dan jangan pula abaikan kisahmu saat ini, tulis
dan buat sama istimewanya dengan kisah-kisahmu yang lain.
Bagiku,
hidup adalah berbicara..
Setelah kau berkutat dengan
pikiranmu, lantas menulis rangkaian kisahmu. Bukankah itu hanya untuk dirimu
sendiri? Katakan apa yang kau pikirkan, ceritakan apa yang kau tuliskan. Hidup
adalah berbicara, karena apa?
Karena kau hidup bersama orang lain.
Karena ‘mereka’ tak bisa membaca
yang letaknya dalam hati. Maka bicaralah, jika hidupmu ingin dimengerti.
-Ace Nisa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
write a comment . . .